Highlight:
Secara fundamental, pergerakan pasar komoditas pekan ini sangat didominasi oleh keperkasaan Dolar AS pasca rilis data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls (NFP) periode Mei yang melonjak tajam hingga 172.000, jauh di atas ekspektasi pasar. Kuatnya data sektor tenaga kerja ini sukses meruntuhkan harapan pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat.
Melonjaknya yields obligasi AS dan kuatnya nilai tukar Dolar secara langsung mengunci pergerakan logam mulia, memberikan pukulan telak yang membuat emas (XAUUSD) tertahan dan miring ke bawah menjelang rilis data CPI. Setali tiga uang dengan emas, perak (XAGUSD) mengalami tekanan jual masif akibat kekhawatiran melambatnya permintaan sektor industri global serta aksi ambil untung investor. Penguatan indeks Dolar AS mengonfirmasi hilangnya keyakinan beli di pasar berjangka perak.
Sementara itu, pada sektor energi (Crude Oil WTI), meskipun sempat terdapat peningkatan risiko gangguan pasokan akibat ketegangan di Selat Hormuz, sentimen bearish secara teknikal lebih mendominasi. Kekuatan Dolar AS yang massive pekan ini berhasil meredam katalis geopolitik tersebut, sehingga memaksa harga minyak ikut berbalik melemah dan membuka peluang koreksi lanjutan merespons tertahannya prospek pelonggaran moneter.
===
Data Ekonomi Penting Pekan Ini
====
Tinjauan Teknikal
WEAK XAUUSD

Trade Plan:
===
WEAK XAGUSD

Trade Plan:
===
WEAK OIL

Trade Plan: