
Sinyal Hawkish RBA Akibat Lonjakan Harga Minyak
Dolar Australia menguat signifikan didukung sentimen hawkish Reserve Bank of Australia (RBA) terkait inflasi yang persisten dan kenaikan harga minyak, yang meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga. Sebaliknya, Dolar AS tertekan oleh kekhawatiran intervensi politik terhadap independensi Federal Reserve menyusul upaya penggantian Jerome Powell, menciptakan ketidakpastian kebijakan moneter dan mendorong penguatan pasangan AUDUSD.
Koreksi Tertahan di Area Support
Secara teknikal berdasarkan grafik H1, pergerakan harga AUDUSD menunjukkan struktur tren bullish yang solid. Harga memang sempat mengalami fase koreksi turun, namun pelemahan tersebut tertahan dengan sempurna di area support. Munculnya pantulan ( bounce ) persis di rentang Area Entry (0.70913 - 0.71142) mengonfirmasi bahwa buyer kembali masuk dan mendominasi pasar. Bias pergerakan intraday tetap bullish selama area support ini bertahan.
Prediksi: STRONG AUDUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 0.70913 - 0.71142 |
SL | : | 0.70521 |
TP1 | : | 0.71513 |
TP2 | : | 0.72018 |
TP3 | : | 0.72558 |