
Kekhawatiran Pasokan akibat Pidato Trump
Harga minyak mentah dunia kembali mengalami lonjakan volatilitas yang tajam. Kontrak berjangka WTI melonjak sekitar 3% hingga menembus ke atas level $103 per barel, setelah sebelumnya sempat terkoreksi di bawah $100. Kenaikan mendadak ini dipicu oleh rilisnya pidato Presiden AS Donald Trump yang menyoroti eskalasi konflik dengan Iran serta penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur urat nadi bagi 20% pasokan minyak global. Meskipun persediaan minyak mentah AS dilaporkan justru mengalami kenaikan sebesar 5,5 juta barel minggu lalu (jauh di atas ekspektasi pasar), para pelaku pasar mengabaikan rilis data tersebut dan memilih fokus pada lonjakan "war premium" akibat ketidakpastian geopolitik yang kembali memanas.
Breakout Channel, Harga Siap Melanjutkan Rally
Crude oil baru saja berhasil breakout dengan kuat menembus batas upper line dari pola descending channel . Secara teknikal, penembusan channel ini mengonfirmasi terbentuknya struktur bullish yang baru, sejalan dengan dorongan fundamental kuat di pasar saat ini.
Prediksi: STRONG OIL
Trade Plan:
BUY AREA | : | 100.62 - 102.62 |
SL | : | 97.51 |
TP1 | : | 105.67 |
TP2 | : | 109.38 |
TP3 | : | 113.27 |