
Krisis Geopolitik Timur Tengah Masih Berlanjut
Para pelaku pasar terus memantau eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Ancaman serangan terhadap infrastruktur energi serta potensi penutupan Selat Hormuz membuat kekhawatiran atas gangguan rantai pasokan global semakin meningkat tajam. Kondisi ini menahan harga minyak mentah WTI (jenis Light Sweet ) di atas level $100 per barel. Ketidakpastian geopolitik yang masih berlanjut membuat sentimen pasar sangat bullish dan mendominasi prospek pergerakan harga minyak.
Koreksi Tertahan di Area Support
Secara teknikal pada time frame H1, harga telah berhasil melakukan breakout dari area resistance dan kini area tersebut telah berubah peran menjadi area support yang solid. Bias pergerakan harga secara intraday adalah bullish selama koreksi masih tertahan di area support ini.
Prediksi: STRONG OIL
Trade Plan:
BUY AREA | : | 100.62 - 102.62 |
SL | : | 97.51 |
TP1 | : | 105.67 |
TP2 | : | 109.38 |
TP3 | : | 113.27 |