
Sentimen Pengetatan Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah
Harga minyak mentah (OIL) kembali mendapat dorongan momentum penguatan yang sangat masif. Eskalasi konflik geopolitik yang berujung pada ancaman penutupan Selat Hormuz telah memicu kepanikan pasar terhadap gangguan rantai pasok global. Walaupun Badan Energi Internasional (IEA) baru saja mengumumkan rencana pelepasan rekor 400 juta barel cadangan minyak darurat untuk menstabilkan pasar, kekhawatiran hilangnya 20% kapasitas perdagangan minyak global via jalur laut tetap membuat sentimen bullish mendominasi.
Incar Pullback di Area Support
Harga sempat terkoreksi ( pullback ) namun kini tertahan kuat di area support. Area ini sebelumnya merupakan level resistance yang berhasil ditembus ( breakout ), sehingga kini berubah fungsi menjadi pijakan harga ( resistance become support ). Peluang BUY sangat ideal diambil di sekitar area ini dengan ekspektasi harga akan kembali memantul naik mengikuti arah tren utamanya, selama support tersebut tidak tertembus ke bawah.
Prediksi : STRONG OIL
Trade Plan :
BUY Area | 92.20 - 95.13 |
SL | 88.54 |
TP 1 | 98.45 |
TP 2 | 103.48 |
TP 3 | 108.87 |