
De-eskalasi Militer Memicu Aksi Jual Tajam
Minyak mentah WTI anjlok secara drastis lebih dari 3.1% menuju level $87.21 per barel. Penurunan agresif ini adalah reaksi langsung terhadap dihentikannya serangan militer AS ke target kilang minyak Iran. Kekhawatiran pasar terkait penutupan permanen jalur suplai di Selat Hormuz mereda dengan cepat. Sentimen pasokan juga melonggar pasca Jepang sukses mengalihkan seluruh rute logistik minyaknya ke luar perairan Hormuz per Juli.
Peluang Jual di Zona Suplai Baru
Grafik H1 memperlihatkan tekanan bearish yang masif setelah pembukaan market. Pergerakan korektif kecil yang menyentuh Area Resistance memberikan titik entri yang ideal dengan rasio risiko-imbalan yang sangat rasional untuk menunggangi momentum turun ini.
Prediksi: WEAK OIL
Trade Plan: