
Kekhawatiran Pasokan Diimbangi Aksi Profit Taking
Minyak WTI memang melonjak tajam lebih dari 3% menuju level $90.05 per barel pagi ini akibat menyusutnya peluang gencatan senjata dan kekhawatiran atas gangguan pasokan di Selat Hormuz. Kendati sentimen dasarnya sangat bullish akibat geopolitik, lonjakan harga yang terlalu tajam dalam waktu singkat ini justru rawan memicu aksi ambil untung ( profit taking ) secara masif, mengingat harga telah membentur batas psikologis sekaligus teknikal yang kuat.
Momentum Kenaikan Tertahan Resistance
Reli tajam harga minyak mentah ( CLSK ) tertahan persis di batas atas Area Resistance. Kondisi jenuh beli ( overbought ) di sekitar level ini memberikan peluang sell jangka pendek yang sangat ideal sebelum harga memutuskan arah tren besar berikutnya.
Prediksi: WEAK OIL
Trade Plan: