
Pasar Mengantisipasi Data Inflasi dan Tenaga Kerja AS
Para pelaku pasar saat ini tengah menyoroti rilis data Core PCE Price Index (indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi) dan Jobless Claims AS yang dijadwalkan rilis pada Kamis, 9 April 2026. Menjelang rilis serangkaian data krusial ini, sentimen pasar cenderung menekan Dolar AS akibat spekulasi proyeksi pasar tenaga kerja yang rentan serta melandainya angka inflasi pengeluaran konsumsi. Kondisi yield dan mata uang yang tertekan di sisi Dolar AS ini secara langsung memberikan dorongan apresiasi bagi mata uang utama lainnya, sehingga Euro (EURUSD) mencatatkan momentum tren pergerakan naik.
Koreksi Tertahan di Area Support
Berdasarkan chart time frame H1, pergerakan harga EURUSD menunjukkan fase koreksi penurunan yang telah tertahan di titik referensi area support (kisaran 1.16140 - 1.16389). Bias intraday terkonfirmasi bullish selama harga mampu bertahan di atas area support tersebut, membuka peluang kuat bagi pergerakan harga untuk menjemput target-target di atasnya.
Prediksi: STRONG EURUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 1.16140 - 1.16389 |
SL | : | 1.15745 |
TP1 | : | 1.16769 |
TP2 | : | 1.17272 |
TP3 | : | 1.17785 |