
Inflasi dan Ketegangan Geopolitik Bayangi Langkah ECB
Euro mencatatkan penguatan di awal April 2026, menjauh dari rekor terendah tujuh bulan terakhirnya, menyusul sentimen optimisme terkait kemungkinan mundurnya AS dari konflik Iran. Meski demikian, krisis di Selat Hormuz yang belum usai terus menekan rantai pasokan minyak dan memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi inflasi yang tinggi ini memaksa pasar untuk meninjau kembali arah kebijakan European Central Bank (ECB). Investor saat ini justru mengantisipasi adanya dua kali kenaikan suku bunga ( rate hike ) di tahun 2026. Prospek pengetatan kebijakan moneter di tengah krisis ini memberikan suntikan tenaga bagi EURUSD untuk terus merangkak naik.
Harga Terkoreksi ke Area Support
Secara teknikal berdasarkan chart H1, EURUSD terkoreksi ke garis area support . Struktur pergerakan ini menunjukkan bahwa momentum bullish masih belum hilang. Bias intraday hari ini akan tetap bullish selama harga tidak menembus support tersebut.
Prediksi: STRONG EURUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 1.15388 - 1.15599 |
SL | : | 1.15079 |
TP1 | : | 1.15876 |
TP2 | : | 1.16290 |
TP3 | : | 1.16732 |