
Divergensi Kebijakan Bebani Euro
Mata uang Euro menderita kejatuhan harian tertajam sejak Maret menyusul rilis data PMI Jasa yang merosot ke 47.6, mengindikasikan ekonomi Eurozone kembali stagnan. Stagnasi ini memperlebar divergensi kebijakan antara langkah lambat Eropa dan peluang kenaikan suku bunga lanjutan dari Federal Reserve AS, sehingga menekan Euro ke bawah.
Harga Tertahan di Bawah Area Resistance
Grafik H1 secara visual mendemonstrasikan momentum bearish institusional. Harga saat ini berkonsolidasi tepat di bawah area resistance 1.14640 - 1.14939, yang membuka jalan untuk mark-down fase lanjutan.
Prediksi: WEAK EURUSD
Trade Plan: