
Lebarnya Selisih Imbal Hasil Pukul Euro
Euro sedang berada di bawah tekanan jual masif. Tekanan ini dipicu oleh melebarnya selisih imbal hasil obligasi ( yield spread ) antara AS dan Jerman hingga 159 basis poin. Karena ekonomi AS dinilai lebih tangguh, aliran dana secara rasional keluar dari aset Euro menuju obligasi AS berdenominasi Dolar yang menawarkan return lebih tinggi. Pasar saat ini juga cenderung berhati-hati merespons Dolar sembari menanti rilis data inflasi Zona Euro besok.
Struktur Downtrend Valid di Resistance
Penolakan tegas terlihat pada Area Entry yang berfungsi sebagai resistance . Pola struktur harga yang terus membentuk lower low terindikasi akan terus berlanjut.
Prediksi: WEAK EURUSD
Trade Plan: