
Inflasi AS Membandel
Konflik di Iran memicu lonjakan harga minyak yang berpotensi membuat inflasi AS tetap tinggi di atas target 2%. Ini memberikan dukungan pada pendekatan "higher-for-longer" yang diterapkan oleh Fed terkait kebijakan suku bunga, di tengah ketidakpastian geopolitik. Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang memudar ini memicu kenaikan yield obligasi AS (Treasury 10-tahun naik ke level 4,4%), yang secara langsung menopang penguatan Dolar AS (USD) dan menekan pergerakan EURUSD.
Support Jebol, Harga Masuk Fase Pullback
Struktur pergerakan harga di time frame H1 menunjukkan EURUSD telah terkonfirmasi menembus lower line dari pola ascending channel . Saat ini harga sedang melakukan pullback (retest) menuju area lower line tersebut yang kini telah berubah fungsi menjadi resistance dinamis. Rejection di area entry ini menjadi konfirmasi valid untuk memaksimalkan peluang sell hari ini.
Prediksi: WEAK EURUSD
Trade Plan:
SELL AREA | : | 1.15366 - 1.15113 |
SL | : | 1.15797 |
TP1 | : | 1.14713 |
TP2 | : | 1.14154 |
TP3 | : | 1.13608 |