
Sentimen Risk-Aversion Menekan Dolar Selandia Baru (NZD)
Meski Selandia Baru sempat merilis data CPI Kuartal I yang cukup positif di awal pekan, sentimen risk-off global saat ini jauh lebih mendominasi. Berdasarkan sentimen pasar yang dilansir oleh CNBC dan FXStreet , kuatnya ekonomi AS dan memanasnya situasi di Timur Tengah mendorong investor untuk meninggalkan mata uang berisiko (korelasi risiko tinggi) seperti NZD. Akibatnya, pasangan NZDUSD terus menghadapi tekanan jual yang signifikan.
Harga Tertahan Kuat di Upper Line Pola Broadening Formation
Secara teknikal pada grafik time frame 1 Jam (H1) yang dilampirkan, pergerakan NZDUSD secara jelas membentuk struktur Broadening Formation. Harga saat ini tertahan di area Upper Line yang bertindak sebagai zona resistance dinamis. Terlihat adanya konfirmasi penolakan ( rejection ) dari area supply tersebut, yang memvalidasi setup sell . Selama harga tidak menembus batas atas (Stop Loss), struktur bearish ini berpotensi menekan harga turun menuju level support yang menjadi target-target berikutnya.
Prediksi: WEAK NZDUSD
Trade Plan:
SELL AREA | : | 0.59255 - 0.59128 |
SL | : | 0.59401 |
TP1 | : | 0.59007 |
TP2 | : | 0.58799 |
TP3 | : | 0.58581 |