
Geopolitik Timur Tengah Masih Pengaruhi Harga
Secara teori fundamental ekonomi yang baku, harga minyak sangat sensitif terhadap dinamika pasokan dan permintaan ( supply and demand ). Skenario yang membenarkan struktur bullish yang kuat di pasar minyak biasanya didorong oleh adanya ancaman pada rantai pasok global. Hal ini bisa bersumber dari eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengancam jalur pelayaran, atau adanya komitmen pemangkasan produksi ( production cuts ) yang dipertahankan oleh negara-negara OPEC+. Ketika ekspektasi pasar memperkirakan pasokan akan mengetat di tengah tingkat konsumsi global yang konstan, pelaku pasar secara otomatis akan melakukan aksi beli ( buy ) untuk mengantisipasi kelangkaan, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga.
Harga Tertahan di Area Support Kuat, Siap Rebound
Secara teknikal berdasarkan chart time frame 1 jam (1H), pergerakan harga OIL tertahan di zona support (95.06 - 98.46). Area ini bisa menjadi Area Entry yang sangat ideal karena harga mulai menunjukkan potensi penolakan ( rejection ) untuk turun lebih jauh, yang terlihat dari pembentukan base dan pola higher low jangka pendek.
Prediksi: STRONG OIL
Trade Plan:
BUY AREA | : | 95.06 - 98.46 |
SL | : | 90.64 |
TP1 | : | 102.58 |
TP2 | : | 109.13 |
TP3 | : | 115.75 |