
Gencatan Senjata AS-Iran & Lonjakan Inflasi Swiss Tekan USD
Per 16 April 2026, Franc Swiss (CHF) menguat ke level tertinggi dalam dua minggu terakhir, didorong meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengurangi permintaan Dolar AS sebagai aset safe-haven . Penguatan ini juga ditopang oleh data inflasi Swiss bulan Maret yang melonjak signifikan akibat biaya energi, mengindikasikan fundamental CHF yang solid dan mengurangi tekanan bagi Bank Nasional Swiss untuk memangkas suku bunga. Kombinasi faktor eksternal dan domestik ini secara signifikan menekan pasangan USDCHF.
Harga Pullback dan Tertahan di Area Resistance
Secara teknikal pada time frame 1 Jam (H1), harga USDCHF baru saja mengalami drop yang sangat signifikan dan mengonfirmasi struktur downtrend . Saat ini, pergerakan harga sedang dalam fase koreksi naik ( pullback ) dan tertahan di bawah area resistance (yang ditandai sebagai Area Entry pada level 0.78276 - 0.78512). Penolakan ( rejection ) yang terjadi di area supply ini akan menjadi konfirmasi ideal untuk kembali masuk posisi sell mengikuti tren utama yang sedang bearish , dengan potensi target penurunan bertahap ke level support di bawahnya.
Prediksi: WEAK USDCHF
Trade Plan:
SELL AREA | : | 0.78276 - 0.78512 |
SL | : | 0.78821 |
TP1 | : | 0.78012 |
TP2 | : | 0.77576 |
TP3 | : | 0.77133 |