
Swiss Franc Masih Diburu Sebagai Safe-Haven
Pergerakan Dolar AS (USD) berpotensi mengalami tekanan menjelang rilis data Initial Jobless Claims (Klaim Pengangguran Awal) AS pada Kamis, 2 April 2026, yang diproyeksikan konsensus mengalami sedikit peningkatan menjadi 212 ribu dari sebelumnya 210 ribu klaim. Di saat yang bersamaan, ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah—khususnya sentimen pasar yang menganggap konflik Iran sebagai "kartu liar" ( wildcard )—membuat para pelaku pasar mengambil sikap defensif terhadap aset berisiko dan kembali memburu aset-aset safe-haven . Hal ini secara fundamental memberikan dorongan apresiasi terhadap mata uang Swiss Franc (CHF), sehingga berpotensi menekan pasangan mata uang USDCHF lebih jauh ke bawah.
Breakdown Trendline Bullish Terkonfirmasi
Secara teknikal pada time frame H1, struktur pergerakan harga USDCHF telah terkonfirmasi menembus ke bawah trendline bullish . Saat ini, pergerakan harga terpantau sedang melakukan fase koreksi naik ( pullback ) dan tertahan dengan sempurna di Area Resistance kunci (sebelumnya merupakan area support) di kisaran harga 0.79721 - 0.79918.
Prediksi: WEAK USDCHF
Trade Plan:
SELL AREA | : | 0.79721 - 0.79918 |
SL | : | 0.80450 |
TP1 | : | 0.79170 |
TP2 | : | 0.78550 |
TP3 | : | 0.77965 |