
Divergensi Kebijakan Moneter Tekan Yen
Yen Jepang terus berada di bawah tekanan akibat pelebaran divergensi kebijakan moneter antara AS dan Jepang. Kenaikan imbal hasil obligasi AS ( US Treasury Yields ) yang kembali menembus level 4.50% membuat para investor mengabaikan spekulasi intervensi verbal dari Bank of Japan (BOJ). Secara fundamental, tingginya imbal hasil Dolar AS memicu pelaku pasar terus melakukan aksi jual Yen untuk mengejar keuntungan dari strategi carry trade USD.
Harga Berpijak Kuat di Area Support
Harga terlihat merespons positif saat menyentuh Area Support. Momentum sentimen fundamental yang bullish sangat mendukung setup teknikal ini, menjadikan area support tersebut sebagai pijakan ideal untuk melakukan entry buy mengantisipasi kelanjutan tren naik.
Prediksi: STRONG USDJPY
Trade Plan: