
Pasar Ragukan Agresivitas BOJ
Menjelang sesi perdagangan 13 April 2026, sentimen pasar terhadap Yen tetap negatif, didorong oleh keraguan investor akan pengetatan moneter agresif oleh Bank of Japan (BOJ) di tengah volatilitas global, meskipun ada sinyal potensi tindakan untuk mengatasi inflasi. Sebaliknya, Dolar AS terus menguat karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher-for-longer) akibat tekanan inflasi. Perbedaan suku bunga yang lebar ini mendukung strategi carry trade dan terus menopang kenaikan pasangan USDJPY.
Rally Berlanjut, Area "Resistance Becomes Support" Menjadi Pijakan Kokoh
Berdasarkan chart time frame H1 (1 Jam), secara teknikal pergerakan harga USDJPY berada dalam struktur uptrend atau bullish yang sangat solid. Harga sebelumnya berhasil breakout dari level resistance yang kemudian menjadi support ( Resistance Becomes Support ). Area support kunci berada pada kisaran 159.155 - 159.437. Konfirmasi pantulan (rejection) dari area support baru ini memberikan sinyal buy probabilitas tinggi untuk kembali mendorong harga naik menuju area Take Profit yang lebih tinggi.
Prediksi: STRONG USDJPY
Trade Plan:
BUY AREA | : | 159.155 - 159.437 |
SL | : | 158.614 |
TP1 | : | 160.035 |
TP2 | : | 160.698 |
TP3 | : | 161.392 |