
BoJ Berpotensi Naikkan Suku Bunga
Pada awal April 2026, Yen Jepang (JPY) mengalami penguatan signifikan, didorong oleh dua faktor utama: kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah yang meredakan tekanan harga energi, serta ekspektasi pasar yang tinggi terhadap kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) lebih cepat dari perkiraan. Penguatan ini turut didukung oleh potensi intervensi otoritas Jepang dan data ISM Services AS yang melambat, secara kolektif menekan pasangan USDJPY.
Pullback Tertahan di Area Resistance
Secara teknikal pada time frame 1 jam (H1), pergerakan harga tengah membentuk fase koreksi ( pullback ) namun tertahan dengan kuat di area resistance yang sekaligus menjadi "Area Entry" potensial (berada di rentang harga 158.560 hingga 158.869). Pola formasi penolakan ( rejection ) di area resisten ini mengonfirmasi struktur pasar downtrend , memberikan indikasi kuat bahwa bias harian tetap bearish selama harga tidak menembus batas Stop Loss (SL).
Prediksi: WEAK USDJPY
Trade Plan:
SELL AREA | : | 158.560 - 158.869 |
SL | : | 159.443 |
TP1 | : | 157.994 |
TP2 | : | 157.254 |
TP3 | : | 156.538 |