
Pemulihan NFP AS Masih Rentan, Pasar Waspadai Manuver BoJ
Rilis data tenaga kerja AS menunjukkan penambahan Non-Farm Payrolls (NFP) sebesar 178. Meskipun angka ini menandakan perbaikan yang signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami kontraksi hingga minus 133K, tingkat pertumbuhan lapangan kerja tersebut masih dinilai cukup rendah oleh pelaku pasar. Hal ini menjaga ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin tidak akan bersikap terlalu hawkish , sehingga menahan laju penguatan Dolar AS. Di sisi lain, pergerakan nilai tukar yang merangsek naik mendekati level psikologis krusial 160 memicu tingkat kehati-hatian yang tinggi. Para pelaku pasar mengantisipasi potensi intervensi nyata dari Bank of Japan (BoJ) dan otoritas Jepang untuk mencegah pelemahan Yen lebih lanjut, yang secara langsung memberikan tekanan turun pada USDJPY.
Harga Gagal Tembus Area Resistance
Berdasarkan pengamatan pada grafik time frame H1, pergerakan naik USDJPY saat ini tertahan kuat di area resistance yang berada di kisaran 159.715 hingga 159.989. Reaksi penolakan ( rejection ) di area batas atas ini mengindikasikan hilangnya momentum buyer . Bias intraday terkonfirmasi bearish selama area resistance tersebut tidak tertembus, sehingga membuka peluang penurunan harga untuk menguji level-level support terdekatnya.
Prediksi: WEAK USDJPY
Trade Plan:
SELL AREA | : | 159.715 - 159.989 |
SL | : | 160.582 |
TP1 | : | 159.115 |
TP2 | : | 158.395 |
TP3 | : | 157.680 |