
Lonjakan Upah Riil Jepang Picu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga BoJ
Pada perdagangan sesi Asia hari ini, lonjakan upah riil di Jepang mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir, memperkuat ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ). Fenomena ini, sesuai teori makroekonomi, berpotensi memicu inflasi tarik-permintaan, mendorong bank sentral mengetatkan kebijakan moneter. Prospek kebijakan yang lebih hawkish ini menarik arus modal, yang kemudian mengapresiasi Yen Jepang (JPY) secara signifikan terhadap Dolar AS.
Harga Jebol Support, Potensi Drop Lanjutan
Beralih pada analisis teknikal dari grafik 1 jam (H1), USDJPY baru saja mencetak pelemahan impulsif yang sangat tajam, menjebol ke bawah area support sebelumnya. Akibatnya, zona yang sebelumnya bertindak sebagai penopang harga kini telah berubah peran menjadi Area Resistance baru ( support become resistance ) di kisaran 159.108 hingga 159.440.
Prediksi: WEAK USDJPY
Trade Plan:
SELL AREA | : | 159.108 - 159.440 |
SL | : | 160.123 |
TP1 | : | 158.453 |
TP2 | : | 157.621 |
TP3 | : | 156.801 |