
Kombinasi Inflasi dan Perlambatan GDP Tekan Dolar AS
Meskipun reli emas sempat tertahan akibat meredanya ketegangan geopolitik pasca pengumuman gencatan senjata antara AS dan Iran, fase koreksi ini tampaknya telah usai. Sentimen pasar kini bergeser menyoroti kerentanan ekonomi Amerika Serikat menyusul rilis data final Gross Domestic Product (GDP) pada Kamis (9 April). Pertumbuhan ekonomi AS tercatat melambat di angka 0,5%, direvisi turun dari estimasi sebelumnya sebesar 0,7% akibat merosotnya investasi bisnis. Melambatnya pertumbuhan ekonomi ini, yang dirilis bertepatan dengan fokus pasar pada alotnya rilis data inflasi inti (CPI) AS, semakin menekan nilai tukar Dolar AS dan kembali memicu aksi beli masif pada emas sebagai aset safe-haven utama.
Harga Sukses Bertahan di Area Support Kunci
Secara teknikal pada time frame H1, harga XAUUSD sempat mengalami koreksi yang cukup dalam, namun terbukti gagal menembus ke bawah area support solid di kisaran 4725.89 - 4759.69. Munculnya formasi rejection di area ini mengindikasikan minat beli yang masih sangat terakumulasi. Selama area support ini bertahan ( no breakdown ), bias intraday tervalidasi bullish dengan potensi harga melanjutkan pendakian untuk menjemput kembali level psikologis di atas $5,000 per troy ounce .
Prediksi: STRONG XAUUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : 4725.89 - 4759.69 |
SL | : 4665.77 |
TP1 | : 4820.00 |
TP2 | : 4894.89 |
TP3 | : 4974.14 |