
Efek Gencatan Senjata Tertahan Inflasi Struktural
Pada 20 April 2026, kabar kesepakatan gencatan senjata AS-Iran (Reuters/Bloomberg) secara teoretis seharusnya menekan harga emas karena berkurangnya permintaan aset safe-haven . Namun, pasar emas menunjukkan ketahanan yang mengejutkan. Pelaku pasar dengan cepat mengalihkan fokus pada fundamental makroekonomi, khususnya narasi kebijakan suku bunga Federal Reserve yang "higher-for-longer" dan inflasi struktural yang persisten. Kondisi ini mendorong investor institusional untuk mengakumulasi emas sebagai instrumen lindung nilai, terutama saat harga menyentuh level diskon teknis, sehingga efek bearish dari berita geopolitik berhasil diredam oleh tingginya permintaan.
Harga Memantul Sempurna dari Trendline Bullish
Harga tertahan persis di area trendline bullish mayor. Area demand sekaligus Area Entry di kisaran 4761.08 hingga 4780.22 terbukti memberikan pijakan likuiditas yang kuat, ditandai dengan reaksi penolakan ( price rejection ). Selama struktur harga mampu bertahan di atas garis tren ini dan tidak menembus batas risiko terbawah, bias pergerakan intraday dikonfirmasi sangat bullish untuk menguji kembali level-level resisten terdekat.
Prediksi: STRONG XAUUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 4761.08 - 4780.22 |
SL | : | 4709.25 |
TP1 | : | 4820.29 |
TP2 | : | 4882.61 |
TP3 | : | 4954.37 |