
Harga emas terkoreksi setelah data pasar kerja AS (NFP) mencatat kenaikan tertinggi dalam setahun terakhir, dengan turunnya tingkat pengangguran yang menunjukkan pulihnya pasar tenaga kerja AS.
Data ini berpotensi dorong Fed tahan suku bunga lebih lama. Investor pun menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga dari Juni ke Juli, yang menekan harga emas.
Namun emas tetap bertahan di kisaran $5.000 per troy ons. Analis memperkirakan tren penguatan akan berlanjut hingga mencapai $6.000 pada akhir 2026.
Prediksi : WEAK XAUUSD dalam jangka pendek