
Harga minyak kembali menguat setelah eskalasi baru di Timur Tengah. Iran meluncurkan rudal ke Kuwait dan Bahrain, sementara AS menembak jatuh drone Iran dan melumpuhkan sebuah tanker minyak.
AS dilaporkan menyerang mesin tanker yang menuju Kharg Island Iran. Ini menjadi aksi keenam terhadap kapal komersial sejak April dan memicu kekhawatiran gangguan pasokan.
Di sisi lain, persediaan minyak mentah AS turun 6,8 juta barel, menandai penurunan selama tujuh minggu beruntun dan memperkuat sentimen kenaikan harga.
Upaya diplomasi masih buntu, sementara risiko konflik yang lebih luas terus membayangi.
Prediksi : STRONG OIL