Highlight:
Pergerakan pasar komoditas pekan ini sangat didominasi oleh pergeseran sentimen geopolitik yang masif akibat tercapainya kesepakatan damai tak terduga antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan yang mengonfirmasi pembukaan kembali rute vital Selat Hormuz ini secara instan menghapus premi risiko geopolitik yang selama ini menopang harga komoditas energi.
Di sektor energi (Oil), ekspektasi masuknya kembali pasokan minyak mentah dari Iran ke pasar global memicu aksi jual ( sell-off ) yang signifikan. Tekanan bearish mendominasi karena pasar secara cepat mendiskon risiko gangguan pasokan, memaksa harga minyak anjlok ke level terendahnya dan membuka peluang koreksi lanjutan di tengah prospek permintaan global yang masih lesu.
Rilis kesepakatan damai justru memicu anomali yang menarik. Emas (XAUUSD) melonjak tajam mencapai puncak mingguan. Reli ini didorong oleh aksi realokasi modal yang agresif dari Dolar AS ke Emas seiring dengan pelemahan indeks Dolar (DXY) pasca kembalinya sentimen risk-on Konfirmasi dari The London Bullion Market Association (LBMA) terkait status Emas sebagai benteng safe haven global turut menopang daya beli.
Di sisi lain, dinamika mata uang utama terus dibayangi oleh dilema bank sentral. Dolar AS tertekan oleh sentimen selera risiko global, namun pelemahannya tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama akibat rilis data inflasi. Selain itu, FOMC minggu ini menjadi fokus utama pasar yang dimana merupakan pertemuan pertama Kevin Warsh selaku ketua The Fed baru.
====
Data Ekonomi Penting Pekan Ini
====
Tinjauan Teknikal
WEAK XAUUSD

Trade Plan:
====
WEAK XAGUSD

Trade Plan:
====
WEAK OIL

Trade Plan: