
Defisit Perdagangan Selandia Baru Menyusut
Data terbaru yang dirilis pada hari Jumat (20 Maret 2026) menunjukkan defisit perdagangan Selandia Baru pada bulan Februari tercatat sebesar NZ$257 juta, angka ini lebih sempit dari perkiraan pasar. Rilis data ekonomi yang positif ini memberikan dorongan tenaga bagi mata uang Kiwi (NZD) untuk merangkak naik melawan Dolar AS di sesi Asia.
Rebound Pasca-The Fed
Meskipun Federal Reserve (The Fed) baru saja memutuskan untuk menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% dan memberikan sinyal hawkish akibat kekhawatiran inflasi dari konflik geopolitik di Timur Tengah, NZD/USD berhasil menemukan pijakan. Pasar tampaknya sudah priced-in terhadap keputusan tersebut, sehingga NZD mampu menahan pelemahan, melakukan rebound , dan kembali menguat mendekati level 0.5880.
Area Resistance Tembus, Kini Menjadi Support
Berdasarkan pergerakan di time frame H1, harga telah berhasil tembus ke atas garis resistance yang kini berubah fungsi menjadi Area Support. Harga terlihat sempat melakukan pullback ke area support tersebut dan berhasil memantul ( bounce ) naik, mempertahankan struktur kelanjutan bullish .
Prediksi: STRONG NZDUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 0.58609 - 0.58756 |
SL | : | 0.58447 |
TP1 | : | 0.58922 |
TP2 | : | 0.59158 |
TP3 | : | 0.59395 |