
Lonjakan Yield Treasury & Efek Gencatan Senjata Tekan Perak
Tekanan tajam pada harga perak didorong oleh penguatan berlanjut pada yield US Treasury 10-tahun menyusul rilis data inflasi produsen (PPI) dan komentar pejabat The Fed pada 14 Mei 2026 yang mengonfirmasi bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga higher-for-longer . Mengingat perak adalah instrumen tanpa imbal hasil ( non-yielding asset ), lonjakan yield obligasi secara langsung memicu rotasi modal keluar dari logam mulia. Tetapi secara teknikal pelemahan harga berpotensi terbatas.
Tembus Trendline, Namun Tertahan di Area Demand
Secara teknikal pada time frame H1, harga telah menembus Bullish Trendline yang memicu aksi jual teknikal jangka pendek. Meskipun demikian, penurunan tersebut gagal menembus basis likuiditas di Area Support (82.094 - 83.875). Selama pijakan support ini dipertahankan oleh institusi, bias intraday tetap dipertahankan bullish dengan potensi penolakan harga untuk kembali naik menutup area imbalance di atasnya.
Prediksi: STRONG XAGUSD
Trade Plan:
BUY AREA | : | 82.094 - 83.875 |
SL | : | 78.960 |
TP1 | : | 87.089 |
TP2 | : | 90.970 |
TP3 | : | 95.011 |