
Amerika Serikat kembali melancarkan gelombang serangan ketiga yang menargetkan Bandar Abbas, Jask, Qeshm, dan Sirik.
Salah satu sasaran utama adalah fasilitas dan markas IRGC yang berperan penting dalam pengawasan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sebagian besar ekspor minyak dunia.
Sebagai respons, Iran dilaporkan menembakkan sedikitnya tiga rudal balistik dari wilayah Isfahan, menandai eskalasi konflik yang semakin serius.
Meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global dan mendorong sentimen penguatan terhadap oil dan Dolar.
Prediksi : STRONG OIL