Highlight:
Pidato hawkish dari Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole melambungkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September. Hal ini mengerek imbal hasil obligasi dan US Dollar, sehingga menjadi pukulan telak bagi aset emas hingga menembus garis tren bullish-nya dan memicu aksi jual.
Meskipun sempat tertekan oleh sentimen suku bunga The Fed, perak secara teknikal berhasil menemukan pijakan kuat di area support pentingnya. Kondisi teknikal ini mengindikasikan perak bersiap melakukan fase pantulan naik ( rebound ) memanfaatkan aksi short-covering pasar.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas menyusul kegagalan diplomasi gencatan senjata dan serangan udara AS ke peluncur roket Iran, yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan dan mendorong harga minyak mentah melambung.
Rangkaian data ketenagakerjaan AS pekan ini, terutama rilis Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat, akan menjadi penentu utama arah kebijakan moneter Federal Reserve dan pergerakan pasar.
===
Data Ekonomi Penting Pekan Ini
====
Tinjauan Teknikal
WEAK XAUUSD

Trade Plan:
===
STRONG XAGUSD

Trade Plan:
===
STRONG OIL

Trade Plan:
#FavoritnyaTraderEmas