Highlight:
Emas sempat terkoreksi karena berkurangnya harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, tetapi konflik yang berlanjut di Timur Tengah membuat pasar kembali memburu emas sebagai aset aman ( safe-haven ) karena kekhawatiran akan konflik yang berkepanjangan. Analis dari institusi besar seperti BNP Paribas dan JP Morgan mempertahankan pandangan optimis jangka panjang, memproyeksikan emas dapat mencapai kisaran $6,000 - $6,300 per troy ounce.
Meskipun ternyata US NFP mengecewakan, mayoritas data ekonomi Amerika Serikat yang rilis pekan lalu secara umum ternyata masih solid, yang secara langsung meredam ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed dalam waktu dekat. Kondisi ini memicu kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS, yang secara historis memberikan sentimen negatif bagi aset yang tidak memberikan bunga seperti perak.
Pasar minyak mentah dunia dalam sepekan terakhir berada dalam kondisi volatilitas tinggi dengan kecenderungan bullish (menguat) akibat kombinasi hambatan pasokan dan ketegangan global. Kekhawatiran akan gangguan distribusi minyak dari produsen utama di kawasan tersebut menjadi motor utama kenaikan harga, mendorong WTI melampaui level psikologis $100 per barel. Narasi "pasokan ketat" diperkuat dengan adanya kendala teknis pada beberapa fasilitas kilang di Amerika Utara yang dilaporkan pada pertengahan minggu, mengurangi stok mingguan secara tidak terduga.
Laporan media ekonomi pada akhir pekan menyoroti data tenaga kerja AS yang tetap solid. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Sentimen "Higher for Longer" (suku bunga tinggi dalam waktu lama) menyebabkan indeks Dolar AS (DXY) menguat, yang secara otomatis menekan pasangan EUR/USD mendekati level dukungan (support) krusial, apalagi beberapa anggota dewan gubernur ECB dalam wawancara media mainstream mulai mengisyaratkan bahwa inflasi di Zona Euro melambat lebih cepat dari perkiraan, membuka peluang pemangkasan suku bunga oleh ECB yang mungkin terjadi lebih awal dibandingkan The Fed.
===
Data Ekonomi Penting Pekan Ini:
Waktu (WIB) | Negara | Data | Forecast | Previous |
Selasa, 10 Maret 2026 | ||||
21.00 | US | Existing Home Sales (Feb) | 3.89M | 3.91M |
Rabu, 11 Maret 2026 | ||||
14.00 | EU | German CPI (MoM) (Feb) | 0.2% | 0.2% |
19.30 | US | Core CPI (MoM) (Feb) | 0.2% | 0.3% |
19.30 | US | CPI (MoM) (Feb) | 0.3% | 0.2% |
19.30 | US | CPI (YoY) (Feb) | 2.5% | 2.4% |
21.30 | US | Crude Oil Inventories |
| 3.475M |
Kamis, 12 Maret 2026 | ||||
19.30 | US | Initial Jobless Claims | 216K | 213K |
Jumat, 13 Maret 2026 | ||||
19.30 | US | Core PCE Price Index (MoM) (Jan) | 0.4% | 0.4% |
19.30 | US | Core PCE Price Index (YoY) (Jan) | 3.1% | 3.0% |
19.30 | US | Durable Goods Orders (MoM) (Jan) | 0.5% | -1.4% |
19.30 | US | GDP (QoQ) (Q3) | 1.4% | 4.3% |
21.00 | US | JOLTS Job Openings (Jan) | 6.840M | 6.542M |
===
Tinjauan Teknikal
STRONG XAUUSD

Trade Plan:
BUY AREA | : | 5009.66 - 5132.00 |
SL | : | 4811.54 |
TP1 | : | 5322.81 |
TP2 | : | 5572.92 |
TP3 | : | 5840.39 |
===
WEAK XAGUSD

Trade Plan:
SELL AREA | : | 93.506 - 89.380 |
SL | : | 98.618 |
TP1 | : | 84.432 |
TP2 | : | 77.094 |
TP3 | : | 70.197 |
===
STRONG OIL

Trade Plan:
BUY AREA | : | 96.08 - 100.66 |
SL | : | 88.29 |
TP1 | : | 107.49 |
TP2 | : | 117.95 |
TP3 | : | 128.81 |
===
WEAK EURUSD

Trade Plan:
SELL AREA | : | 1.16026 - 1.15504 |
SL | : | 1.16793 |
TP1 | : | 1.14770 |
TP2 | : | 1.13720 |
TP3 | : | 1.12687 |